Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, baru-baru ini berbicara kepada para lulusan perguruan tinggi, menekankan pentingnya peran mereka dalam menjaga ruang digital di Indonesia. Di tengah maraknya informasi yang tak terkontrol, lulusan diharapkan bisa menjadi agen perubahan yang handal, membantu menangkal penyebaran hoaks dan mengedukasi masyarakat mengenai kualitas konten. Dalam pidatonya, Meutya menegaskan bahwa di era post-truth, tantangan utama adalah bukan lagi akses informasi, melainkan kualitas informasi itu sendiri. Wisudawan diharapkan untuk aktif berkontribusi dalam menyaring informasi demi kepentingan publik dan memberikan bimbingan dalam literasi digital di komunitas mereka.…
Read More