Muhammad Ammar Akbar, yang lebih dikenal sebagai Ammar Zoni, mengungkapkan bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diajukan dalam sidangnya tidak menggambarkan pernyataannya yang sebenarnya. Dalam sesi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ammar menegaskan bahwa ia merasa tertekan dan diintimidasi oleh penyidik selama proses pemeriksaan. Ia mengaku tidak dapat memberikan keterangan yang akurat karena intimidasi tersebut. Ammar kemudian meminta kepada hakim untuk mencabut isi BAP yang dianggap tidak sesuai dengan fakta. Pernyataan dari Ammar ini disampaikan dalam suasana hakim memeriksa secara seksama kasus yang dihadapinya. Ia menjelaskan lebih lanjut mengapa akses…
Read More