Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, telah meluas secara signifikan. Jumlah desa yang terdampak akibat erupsi ini melonjak menjadi 27 desa, jauh lebih banyak dibandingkan hanya tujuh desa sebelumnya. Situasi ini menggugah perhatian banyak pihak, terutama pemerintah daerah untuk mengambil tindakan yang cepat. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Andris Korban, mengungkapkan bahwa desa-desa yang terdampak bukan hanya di satu wilayah, tetapi tersebar di tiga kecamatan yang berbeda. Di antara desa yang terkena dampak adalah Jontona, Lamaau, dan Leuwohung. Andris menjelaskan…
Read More