Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan harapannya setelah timnya meraih hasil yang cukup menggembirakan dalam pertandingan melawan Iran di AFC Futsal 2026. Meskipun kalah di partai final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Souto menekankan bahwa pencapaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam tim.
Dalam pertandingan yang berakhir dramatis ini, Indonesia harus rela menyerah 4-5 dalam adu penalti setelah bermain imbang 5-5 di waktu normal. Souto menyampaikan optimismenya mengenai dukungan dari berbagai pihak yang ingin melihat Indonesia unggul dalam turnamen ini.
“Menurut saya, pada hari ini hanya ada satu negara yang ingin Iran menang. Selebihnya, banyak yang mendukung Indonesia,” ungkap Souto dalam konferensi pers seusai laga tersebut.
Pengalaman Berharga dari Pertandingan di AFC Futsal 2026
Souto juga berbicara tentang pengalaman berharga yang didapatkan timnya sepanjang turnamen. Dia menyadari bahwa meskipun Indonesia berhasil melangkah ke final, penting untuk tidak terlalu terlena dengan kesuksesan ini. “Kita harus tetap rendah hati,” tegasnya.
Dalam pandangannya, pencapaian yang diraih bukanlah jaminan untuk bisa meraih keberhasilan di masa depan. Selain itu, dia menegaskan perlu ada evaluasi berkala mengenai kekuatan dan kelemahan tim. “Jika turnamen ini diulang dalam dua pekan, mungkin kita tidak akan sampai ke final,” tuturnya.
Lebih lanjut, Souto menyoroti perlunya persiapan yang matang dalam menghadapi kompetisi yang lebih ketat di tingkat Asia. Mengingat banyaknya tim kuat di kawasan ini, upaya peningkatan kualitas pemain menjadi hal yang sangat mendesak.
Pentingnya Pengembangan Infrastruktur Futsal di Indonesia
Souto mencatat bahwa fasilitas yang memadai sangat penting untuk meningkatkan kualitas permainan, terutama pada level akar rumput. “Lapangan di level tersebut belum cukup baik. Kami perlu investasi dalam fasilitas agar pemain bisa berkembang lebih baik,” tuturnya.
Dia menambahkan bahwa kualitas permukaan lapangan yang digunakan oleh pemain saat ini belum mampu mendukung permainan yang cepat dan dinamis. “Permukaan saat ini tidak optimal untuk mendukung permainan tempo tinggi yang kami inginkan,” jelasnya lebih lanjut.
Oleh karena itu, meningkatkan infrastruktur olahraga menjadi salah satu prioritas agar futsal Indonesia bisa bersaing dengan lebih konsisten di level tertinggi Asia. Souto juga berusaha untuk tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek tetapi juga merencanakan masa depan tim.
Target Ke Depan: Menembus Final Piala Asia Futsal
Berkaitan dengan target ke depan, pelatih asal Spanyol ini memiliki earmark yang realistis. Dia menuturkan, salah satu sasaran utama adalah menembus final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya. “Mengenai target selanjutnya, kami selalu berusaha datang ke pemusatan latihan dengan persiapan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Souto merefleksikan bahwa kesuksesan dan kegagalan adalah bagian dari proses yang harus dilalui. “Kami mungkin akan berhasil, namun ada kalanya kami belum mencapai keberhasilan yang diinginkan,” tambahnya.
Dengan semangat yang terus berkobar, Souto mengajak seluruh penggiat futsal di Indonesia untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan olahraga ini. “Perjalanan ini memang panjang, namun jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin kita akan mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi,” tutupnya.
