Cerita berpusat pada Ali (Ruby Rose), seorang mantan marinir yang baru saja kembali dari tugas berat yang meninggalkan trauma emosional. Mencoba memulai hidup baru yang lebih tenang, Ali mengambil pekerjaan sebagai penjaga pintu (doorman) di sebuah gedung apartemen bersejarah di New York yang sedang dalam tahap renovasi.
Namun, ketenangannya terusik ketika sekelompok tentara bayaran kejam yang dipimpin oleh Victor Dubois (Jean Reno) menyerbu gedung tersebut. Tujuan mereka adalah mencari lukisan berharga yang disembunyikan di balik dinding apartemen milik keluarga kerabat Ali.
Sebagai satu-satunya orang dengan keahlian militer di dalam gedung, Ali harus menggunakan segala kemampuan dan benda di sekitarnya untuk melawan para penjahat dan melindungi anak-anak yang terjebak di sana.
Perjuangan Seorang Mantan Marinir dalam Melindungi Keluarga
Ali yang dulunya adalah seorang marinir tidak hanya berhadapan dengan penjahat bersenjata, tetapi juga dengan luka emosionalnya sendiri. Momen-momen masa lalunya kembali menghantuinya ketika ia terpaksa menggunakan keterampilan bertarung yang telah lama ditinggalkan.
Saat situasi semakin mengancam, Ali menemukan kekuatan baru dalam dirinya. Ia harus meyakinkan diri bahwa ia telah memperjuangkan hidupnya demi orang-orang yang tidak bersalah, yang bergantung padanya untuk bertahan hidup.
Ketika anak-anak di gedung mulai panik, Ali berusaha menenangkan mereka dengan menunjukkan ketenangan di tengah kekacauan. Ia menjadi sosok pelindung yang tidak hanya menerapkan teknik bertahan tetapi juga memberi harapan kepada mereka yang terjebak dalam situasi sulit.
Strategi Pertahanan yang Cerdik dan Berani
Ali memanfaatkan pengetahuan militernya untuk merencanakan strategi pertahanan yang efektif. Dengan menggunakan berbagai alat yang ada di sekitarnya, ia mengembangkan taktik yang tidak terduga untuk melawan penyerang.
Dalam suasana tegang, ia menggalang kekuatan dengan para penghuni gedung lainnya, yang awalnya merasa tidak berdaya. Kerjasama ini menjadi kunci dalam mempertahankan diri dari serangan para penjahat yang jauh lebih terlatih.
Di tengah skenario yang mencekam, Ali juga harus berurusan dengan keputusan moral yang sulit. Ia dihadapkan pada pilihan mempertahankan hidupnya sendiri atau menyelamatkan orang lain, samudera kasih sayang dan keberanian bercampur aduk dalam jiwanya.
Pertarungan Antara Baik dan Jahat dalam Konteks Modern
Film ini menggambarkan pertarungan tidak hanya secara fisik, tetapi juga filosofis. Ali berjuang melawan orang-orang yang tidak memiliki moral, dan keputusan yang ia ambil mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang sering diabaikan di dunia modern.
Pertarungan antara baik dan jahat secara nyata diperlihatkan dalam interaksi Ali dengan musuh-musuhnya. Penggambaran ini memberikan pesan bahwa kejahatan tidak hanya terletak dalam tindakan kasar, tetapi juga dalam pilihan dan motivasi di baliknya.
Konflik yang terjadi mewakili ketidakpastian zaman sekarang, di mana nilai-nilai kemanusiaan sering kali tertinggal. Ali berdiri sebagai simbol harapan, bahwa meskipun dalam situasi terburuk, keberanian dan kemanusiaan masih dapat bersinar.
Kesimpulan: Kekuatan Dalam Ketidakpastian
Cerita Ali sebagai penjaga pintu memperlihatkan bagaimana seseorang dapat menemukan kekuatan dalam situasi yang paling sulit sekalipun. Melalui perjuangan dan ketekunan, ia menunjukkan bahwa harapan selalu ada, bahkan ketika tampaknya tidak ada jalan keluar.
Film ini mengajak penontonnya untuk merenungkan seberapa jauh mereka akan pergi untuk melindungi orang-orang yang mereka cintai. Kehidupan dikelilingi oleh ketidakpastian, dan ada kekuatan di dalam diri kita yang kadang kita tidak sadari ada.
Dengan alur cerita yang menegangkan dan karakter yang mendalam, film ini memberikan banyak pelajaran tentang keberanian, cinta, dan keinginan untuk melindungi. Dalam setiap adegan, penonton akan merasakan ketegangan yang mendorong mereka untuk bertanya tentang keputusan yang akan mereka ambil dalam situasi serupa.
