Janice Tjen, seorang petenis asal Indonesia, mendapatkan sorotan yang luar biasa di Australian Open 2026. Dalam pertandingannya melawan Leylah Fernandez, petenis unggulan ke-22, Janice berhasil melaju dengan kemenangan meyakinkan dua set langsung, dan ini menjadi momen yang berkesan bagi seluruh pendukungnya.
Di ANZ Arena, suasana begitu meriah dengan kehadiran para diaspora Indonesia yang memberikan dukungan penuh. Janice, yang sebelumnya meraih medali emas di SEA Games 2025, merasa terharu dengan semangat yang ditunjukkan oleh para suporter.
“Mendengar teriakan ‘Indonesia!’ adalah sesuatu yang spesial bagi saya,” ungkap Janice. Pengalaman tersebut, diakui oleh Janice, memberikan rasa nyaman dan kebanggaan tersendiri saat tampil di luar negeri.
Perjalanan Karier Janice Tjen yang Menginspirasi
Sejak awal kariernya, Janice sudah menunjukkan potensi besar di dunia tenis. Ia berhasil mendorong dirinya memasuki peringkat 400 dunia WTA pada tahun lalu, dan kini ia melesat menjadi salah satu dari 50 petenis terbaik di dunia. Kenaikan peringkatnya menjadi bukti kerja keras dan dedikasinya dalam berlatih.
Tahun lalu, Janice merasakan tantangan yang tidak mudah, tetapi ketekunannya membawa buah yang manis. Kemenangan atas Leylah Fernandez menandai kemenangan keduanya di ajang grand slam, sebelumnya ia juga berhasil menaklukkan lawan di US Open 2025.
Prestasi yang diraihnya sejauh ini tidak membuatnya cepat puas. Janice menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati dalam perjalanan kariernya yang masih panjang ini, “Saya tahu saya hanya di awal perjalanan,” ujarnya.
Dukungan Suporter yang Tak Terlupakan
Dukungan suporter yang hadir di arena tenis sangat berarti bagi Janice. Ia menilai kehadiran mereka membuatnya merasa lebih berenergi dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik di lapangan. Janice menyatakan hal tersebut menambah kesan positif selama kompetisi.
Atmosfer di ANZ Arena menjadi lebih semarak ketika para penggemar meneriakkan namanya. Menurutnya, dukungan ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara dirinya dan masyarakat Indonesia, “Saya merasa seperti bermain di rumah sendiri,” ungkapnya.
Momen tersebut adalah pengingat bagi Janice bahwa ia tidak sendiri dalam perjuangannya di dunia tenis. Dukungan yang ia terima bukan hanya sekedar angka di layar, namun juga harapan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia.
Persiapan Menghadapi Rintangan Selanjutnya
Setelah berhasil menembus babak pertama, Janice kini bersiap menghadapi tantangan lebih berat. Di putaran kedua, ia akan bertemu dengan Karolina Pliskova, mantan petenis peringkat satu dunia asal Republik Ceko. Pertandingan ini akan menjadi ujian besar bagi Janice, dan ia menunjukkan kesiapan mental yang baik.
“Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, menghadapi lawan yang memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak,” katanya. Janice menyadari bahwa setiap pertandingan adalah peluang untuk belajar lebih banyak.
Bersikap tenang dan fokus adalah kunci bagi Janice untuk melewati pertarungan yang semakin sengit. Ia berharap bisa mengulang kesuksesan dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat yang mendukungnya.
