Onic berhasil mencetak sejarah dalam perjalanan mereka di M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang dengan melaju ke Knockout Stage setelah menghadapi Team Falcons dalam pertarungan yang sangat mendebarkan. Pertandingan yang diadakan dalam format best of 3 (Bo3) ini menjadi saksi kekuatan dan strategi kedua tim yang berusaha untuk meraih kemenangan.
Dalam duel yang berlangsung ketat, Onic menunjukkan kemampuan luar biasa, merebut tiket ke babak selanjutnya setelah melalui laga yang menegangkan dari awal hingga akhir. Tim asal Indonesia ini tidak hanya menunjukkan skill individu yang tinggi, tetapi juga kerjasama tim yang solid sepanjang pertandingan.
Pertandingan Pertama: Onic Tampil Dominan dan Menawan
Pada game pertama, Onic mengambil inisiatif dengan penampilan yang sangat dominan. Mereka berhasil menerapkan strategi yang kuat sejak awal permainan, dengan Kairi dan Sanz yang memimpin serangan dan memberikan tekanan kepada Team Falcons.
Rotasi cepat dan permainan agresif yang diterapkan Onic membuat lawan kesulitan untuk mengembangkan permainan. Dengan demikian, Onic mampu menutup game pertama dalam waktu kurang dari 12 menit, memberikan sinyal kuat bahwa mereka serius dalam mengejar kemenangan pada laga ini.
Dominasi Onic tidak hanya terlihat dari skor, tetapi juga dari efektivitas mereka dalam mengontrol peta. Setiap keputusan diambil dengan tepat, membuat Team Falcons tidak dapat bernafas dalam pertandingan ini.
Permainan Berubah: Team Falcons Bangkit dan Membalas
Memasuki game kedua, situasi berbalik secara drastis. Team Falcons menunjukkan peningkatan signifikan dalam permainan mereka, memasuki pertarungan dengan semangat yang lebih tinggi. Mereka memilih hero agresif yang lalu melancarkan serangan untuk mengimbangi dominasi Onic sebelumnya.
Keberhasilan Team Falcons dalam menguasai peta dan memenangkan beberapa team fight penting membuat mereka mendominasi jalannya permainan. Onic, yang sebelumnya tampil sangat baik, kini harus berjuang keras untuk mempertahankan kendali dan memulihkan strategi mereka.
Dengan serangan balik yang solid, Team Falcons berhasil meraih kemenangan di game kedua, membuat skor menjadi imbang 1-1. Momentum mereka ini membawa kepercayaan diri yang lebih besar menuju game penentuan.
Game Penentuan: Onic Kembali Memperlihatkan Kekuatan
Di babak terakhir, kedua tim berjuang untuk melanjutkan impian mereka di M7 World Championship. Game penentuan ini berlangsung dengan ketat, di mana masing-masing tim memainkan hero favorit mereka dengan baik. Pertarungan ini menjadi sangat mendebarkan, dengan keseimbangan permainan yang terlihat sejak awal.
Meski permainan terlihat seimbang, Onic menunjukkan tingkat disiplin yang lebih baik. Mereka mampu memanfaatkan kesalahan kecil dari Team Falcons, mengubahnya menjadi keuntungan yang signifikan. Efek snowballing yang mulai terjadi memberi keunggulan bagi Onic saat memasuki mid game, mendorong lawan hingga ke area base mereka.
Dengan keahlian individu yang bersinergi dengan baik, Onic akhirnya bisa mengamankan kemenangan dengan skor 2-1. Team Falcons tidak mampu lagi menahan laju Onic, dan perjalanan mereka di M7 harus terhenti.
Onic Melanjutkan Perjuangan Indonesia dalam M7 World Championship
Kemenangan ini bukan hanya memastikan tiket untuk Onic ke Knockout Stage, tetapi juga menjaga harapan Indonesia di panggung dunia. Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan dari fanbase setia, tim ini siap menghadapi tantangan berikutnya dengan keyakinan baru.
Onic telah menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang tidak hanya mengandalkan skill individu, tetapi juga kerjasama tim yang sangat baik. Ini menjadi modal yang berharga bagi mereka untuk menjelajahi lapangan kompetisi yang lebih tinggi.
Dengan fokus dan determinasi yang kuat, Onic berharap dapat membawa nama Indonesia lebih jauh lagi dalam perhelatan M7 World Championship. Panggung Knockout Stage kini menanti, dan tantangan lebih besar sudah menunggu untuk dihadapi.
