Lamine Yamal Gagal Penalti, Barcelona Terkalahkan Secara Dramatis

Barcelona mengalami kekalahan mengejutkan saat melawan Girona dalam laga La Liga yang berlangsung di Stadion Municipal De Montilivi pada Selasa dini hari. Pertandingan ini menunjukkan daya saing yang tinggi antara kedua tim, dengan Girona mengambil kesempatan untuk tampil dominan di hadapan publiknya.

Sejak awal pertandingan, Barcelona berusaha menekan tuan rumah dengan penguasaan bola yang baik. Namun, Girona tidak hanya bertahan, melainkan juga melancarkan serangan balasan yang mengancam gawang Barcelona.

Di akhir babak pertama, Barcelona memiliki peluang emas untuk unggul setelah mendapat hadiah penalti. Lamine Yamal ditunjuk sebagai eksekutor, tetapi tendangannya membentur tiang, sehingga skor tetap tidak berubah.

Pertandingan yang Menggugah Semangat Persaingan

Babak kedua dimulai dengan semangat baru dari Barcelona yang ingin segera memecahkan kebuntuan. Pada menit ke-59, Pau Cubarsi berhasil menyundul bola hasil umpan dari Jules Kounde, memberikan harapan bagi tim tamu.

Kegembiraan Barcelona tidak bertahan lama, karena Girona berhasil menyamakan kedudukan hanya tiga menit setelahnya. Thomas Lemar mencetak gol pertama Girona, memanfaatkan umpan matang dari Vladyslav Vanat.

Vanat menunjukkan kecerdikannya dengan berulang kali mengganggu lini pertahanan Barcelona yang tak mampu mengantisipasi gerakannya. Lemar, yang tidak dikawal, dengan mudah menempatkan bola ke gawang yang kosong.

Gol Menentukan yang Muncul di Penghujung Pertandingan

Menjelang akhir pertandingan, Girona berhasil membalikkan keadaan dan unggul 2-1 melalui gol Fran Beltran pada menit ke-87. Ini menunjukkan bahwa mereka dapat mengambil keuntungan dari kelengahan pertahanan Barcelona.

Gerakan cepat dari tim Girona sungguh mengesankan, di mana mereka berhasil merebut bola dan langsung melancarkan serangan yang mengganggu Barcelona. Umpan yang diberikan ke Beltran sangat tepat, memungkinkan dia untuk melepaskan tembakan yang tidak mampu diantisipasi kiper.

Pemain Barcelona sempat melakukan protes atas gol tersebut, merasa bahwa permainan seharusnya dihentikan karena cedera yang dialami Jules Kounde. Meski demikian, wasit tetap mengesahkan gol tersebut, meninggalkan Barcelona dalam kebingungan.

Statistik dan Susunan Pemain Dalam Laga Memanas Ini

Skor akhir 2-1 untuk Girona menjadi kenyataan yang sulit diterima oleh Barcelona. Ini adalah hasil yang menunjukkan bahwa bahkan tim besar pun dapat mengalami kesulitan ketika menghadapi tim yang bermain agresif dan disiplin.

Berikut adalah susunan pemain dari kedua tim yang berpartisipasi dalam laga tersebut. Girona menggunakan formasi 4-2-3-1, sementara Barcelona tampil dengan formasi 4-3-3.

Susunan Pemain Girona: Paulo Gazzaniga; Hugo Rincon, Vitor Reis, Daley Blind, Arnau Martinez; Axel Witsel, Ivan Martin; Viktor Tsygankov, Thomas Lemar (Fran Beltran 68), Bryan Gil (Joel Roca 68); Vladyslav Vanat (Claudio Echeverri 74).

Susunan Pemain Barcelona: Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Eric Garcia (Ronald Araujo 73), Gerard Martin (Alejandro Balde 63); Fermin Lopez, Frenkie De Jong, Dani Olmo (Marc Bernal 80); Lamine Yamal, Ferran Torres (Robert Lewandowski 73), Raphinha (Roony Bardghji 63).

Related posts